Senin, 31 Agustus 2009

it's been a very long time ya

okay hello guys there! lama sekali saya tak update blog ini lagi. ya bagaimana tidak, ternyata kuliah seni yang saya pikir tidak akan se ribet kuliah elektro malah lebih banyak tugas menumpuk di depan saya. tidak, bukan menggunakan komputer dengan graphic design, tapi dengan tangan atau bisa dibilang manual. capek sekali rasanya saya. tiap hari kuliah dari jam 7 pagi sampe jam 4 sore dan tiada istirahat. kata seorang dosen, "kamu baru tahun pertama udah kayak gini..". rasanya saya ingin berteriak di kupingnya dan bilang, "iya pak 3 TAHUN LAGI BAPAK AKAN LIHAT HEADLINE DI KORAN BERTULISKAN SEORANG MAHASISWI SEBUAH PERGURUAN TINGGI TELAH MATI DENGAN MULUT BERBUSA MAKAN KERTAS DAN PENSIL'". ya sepertinya dalam hitungan jam saya akan jadi gila.

awawawawaw...
grrraoooo...
meoong...
eaa eaaa eaaaaaa...

SNAP OUT OF IT DARLING!

ah maaf, saya terbuai dalam lamunan yang begitu indah, dimana saya bisa mimpi keteknya bang Nico lagi. oh well, guys, gue samasekali ga menyangka ternyata kuliah di jurusan seni itu sangat melelahkan. menguras tenaga dan otak. dan yang lebih parah lagi saya hampir tidak pernah tidur dibawah jam 12 malam. intinya saya ngalong tiap hari. sangat tidak baik untuk kesehatang mental dan fisik. doain aja gue ga berbusa pas naik angkot besok pagi.

olrait, gue juga gatau mau share apa seperti blog2 lain yang sepertinya sangat berguna untuk dibaca. sedangkan saya hanya bisa menuliskan hal2 tidak layak baca kepada kalian semua. tapi yasudahlah, it's a gift dari Tuhan yang harus saya syukuri. gue diberikan bakat untuk nyampah kenapa ga gue sampahin aja blog? ada yang berniaty nyampah sama gue juga? silahkan mendaftar dan buka facebook saya.

first thing, gue mau mencurahkan segala peluh gue tentang status2 update di facebook ataupun plurk tentang kejahatan tak terlihatnya negara tetangga kita yang sangat (tidak) berwibawa. semua orang menuliskan "MALAYSIA CURI BUDAYA KITA LAGI!! tidakkah sangat terlambat untuk marah2? gue muak liat status orang2 yang hanya bisa memaki. jujur aja, tindakan itu sama sekali ga efektif. justru gue salut sama Malaysia, dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi (baca: nggak tau malu -red), mereka mempromosikan budaya kita dengan bangga. instead apa yang kita lakukan? klo ada acara2 tari tradisional kita malah bilang, "ga jaman banget deh.. sekarang tuh jamannya tari BEYONCE!." begitu tari tradisionalnya diambil orang baru deh kita teriak2, "DASAR NGGAK TAU MALU! ITU TARI KITA!". kemana aja kita darlings? teriaknya kok baru sekarang. emosi emosi! sebenernya tindakan yang gue lakukan sekarangpun ga ada benarnya juga sama yang maki2. lebih parah malah gue maki bangsa sendiri. hahah..

tapi guys, tujuan gue menulis ini adalah untuk buat kita semua sadar. coba pikirin, apa yang udah kita perbuat buat mempertahankan bangsa kita? sudahkah kita mempelajari daya tarik tari bali? sudahkah kita memahami apa arti sebuah garis dalam sebuah lukisan batik? apaka kita sudah ingat dimana kita harus buang sampah? gue mau mengajak kalian semua untuk menyadari. kita belum banyak berbuat untuk menghormati budaya sendiri. gue juga sangat sadar gue sama sekali belum berbuat apa2 untuk mempertahankan budaya gue. tapi sebuah langkah bayi bisa merubah segalanya. gue ga memaksa kalian untuk ikut kelas budaya, bukan, apalagi maksa kalian belajar tari bali. gue cuma mau kalian menanamkan dalam hati (beneran bukan main2), kalo kita itu bangsa yang kaya. cintai kita sendiri. pelajari budaya kita sendiri sebelom bisa nge-rap keyak eminem. sebagai contoh, gue telah melakukan langkah yang sangat kecil seperti mempelajari bahasa sunda. berhubung kuliah gue di Bandung gue harus bisa bahasa sunda walaupun cuma sedikit. lo semua juga bisa melakukannya, seperti beli batik, ngomong bahasa jawa, atau masak makanan Indonesia. itu langkah kecil yang amat sangat berarti untuk dilakukan. and i mean it, dudes. sebelom kita maki orang lain, mari liat dulu kita sendiri, sudahkah kita menghormati bangsa kita sendiri? sudahkah kita mencintainya seperti bangsa lain mencintainya? berikan hati kalian semua ruang buat bangsa kita. jangan pacar terus yang diurusin (ratapan seorang jomblo). ato tugas kalkulus yang belom selesai, apalagi mikirin keteknya Nicolas Saputra udah dicukur apa belom. sisakan ruangan untuk mengapresiasi apa yang bangsa kita telah lakukan. kalau bukan kita sendiri yang mencintai Bumi Pertiwi ini, siapa lagi?

wihh berat banget kan ya omongan gueee.. huahahah.. saya puas sodara! SAYA PUASSS!! yok mari kita menggerakkan langkah bayi kita untuk cinta sama bangsa sendiri. nggak semenyiksa keliatannya, dan emang ga semudah melihatnya. tapi semua perubahan butuh perjuangan, am i right? cintai yuk bangsa kita dulu, setelah kita mencintainya, mengapresiasinya, mengertinya, baru GANYANG MALAYSIA! aw aw aw.. saya salah omong. ahahahah.. jangan hiraukan yang barusan.

okee, mungkin itu aja kali yang bisa gue share malem ini, gue gatau lagi harus cari topik apa, gue lama2 ganti judul blog jadi Nasihat Bodoh dari Seorang Tetua Bodoh. sounds good to me. to you? awkawkawk... makasih ya you guys yang udah baca entry kali ini. mudah2an it will mean a lot to you. sekali lagi gue tegaskan, mari pelajari budaya kita, bangsa kita, tanah air kita, cintailah, sukailah seperti kamu sayang pacarmu sendiri. pacar gue sekarang cuma Indonesia, demi bangsa! aw aw aw.. tetap semangat semuanya! tetap baca entry2 nggak penting gue, dan tetap saur!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JUJURLAH!